Kondisi Kaki Belakang Lumpuh, Kucing ini Berjalan Terseok Minta Bantuan Manusia, Tapi yang Terjadi Akhirnya..

Posted on
Loading...

Periksa keberadaan luka lainnya dan ulangi langkah 1 pada luka-luka tersebut.

Apabila tidak terjadi pendarahan dan goresan luka tidak terlalu besar, bersihkan luka tersebut. Caranya adalah dengan menggunakan antiseptik atau air. Oleskan kain atau kasa yang sudah diberi antiseptik atau air pada luka tersebut. Antiseptik yang digunakan adalah larutan antiseptik yang dibuat dengan melarutkan konsentrat yang mengandung iodin povidon atau klorheksidin diasetat. Jangan menggunakan alkohol karena dapat merusak jaringan.

Loading...

Apabila luka berupa goresan yang cukup dalam atau tusukan, maka bersihkan bagian pinggirnya saja. Jangan membasuhnya begitu saja.

Kucing siap dibawa ke dokter hewan.

Perlakuan Lanjutan dalam Mengobati Luka di Tubuh Kucing

Langkah ini sebenarnya hanya ditujukan pada dokter hewan, tetapi tidak ada salahnya kita membahas hal ini sebagai pengetahuan saja.

Dalam perlakuan ini, dokter hewan akan memulai dengan diagnosis. Dokter hewan akan memeriksa seluruh luka yang ditemukan. Bulu kucing akan dicukur. Selain itu, pemeriksaan dengan sinar X juga mungkin dilakukan.

Setelah itu, dokter hewan akan melakukan tindakan. Prinsipnya adalah mencegah infeksi dan mempercepat pemulihan. Terkadang, dokter hewan juga melakukan pembiusan atau pemberian obat penenang. Hal itu dilakukan agar perawatan tidak terlalu menimbulkan rasa sakit.

Selanjutnya perlakuan terhadap kucing yang luka tergantung dari jenis lukanya. Goresan kecil mungkin hanya dibersihkan saja. Goresan dalam akan dibersihkan dengan lebih baik untuk memastikan tidak ada kotoran pada luka. Dalam hal ini, mungkin akan dilakukan penjahitan. Luka tusukan akan diberikan antiseptik dalam jumlah yang besar dan mungkin akan dibedah untuk merawat luka di bagian dalam.

Loading...

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *