Seorang Suami Melubangi Labu dan Memasukkan 4 Butir Telur, Setelah Direbus, Sang Istri Kaget dengan Hasilnya

Posted on
Loading...

Labu siam seperti labu – labu lainnya, merupakan sayurang yang mengandung kalori yang sangat rendah. Labu siam hanya mengandung 16 kalori saja di dalam setiap 100 gramnya.

Selain itu, seperti dapat dilihat dalam table kandungan nutrisi di atas, labu siam tidak mengandung lemak jenuh dan kolesterol sama sekali. Labu siam juga mengandung serat yang cukup tinggi.

Loading...

2. Mencegah Bayi Lahir Cacat

Labu siam merupakan sayuran yang juga memiliki kandungan B complex yaitu Folat yang cukup baik. Kandungan folatnya yakni 93µg dalam 100 gram labu siam atau setara dengan 23% dari kebutuhan folat yang dianjurkan.

Folat sendiri sangat dibutuhkan pada proses pembelahan sel, sehingga pada ibu hamil folat membantu pertumbuhan sang janin dan menghindarkan bayi dari cacat syaraf.

3. Membantu Menurunkan Kolesterol

Dalam tabel kandungan gizi, labu siam tidak memiliki kandungan lemak jenuh, bahkan untuk kandungan kalorinya saja hanya dalam jumlah sedikit.

Berdasarkan faktor tersebut, labu siam dapat digunakan untuk mengendalikan tingkat kolesterol yang tinggi. Dan sangat baik untuk dikonsumsi bagi penderita kolesterol tinggi.

4. Mencegah Penyakit Kanker

Di dalam labu siam, terdapat kandungan antioksidan yakni apigenin dan juga luteolin. Dua jenis antioksidan ini bermanfaat untuk melawan dan membersihkan radikal bebas penyebab kanker yang ada di dalam tubuh kita.

5. Sebagai Sumber Stamina

Labu siam juga dikenal mengandung potassium yang merupakan salah satu jenis elektrolit yang beguna sebagai sumber stamina tubuh kita. Kandungan potassium di dalam labu siam ini sebanyak 125 mg per 100 gram.

6. Mencegah Penuaan Dini

Labu siam merupakan sayuran dengan kandungan flavonoid yang cukup baik. Flavonoid di dalam labu siam dapat membantu tubuh untuk melawan zat – zat berbahaya seperti Reactive Oxygen Species (ROS) yakni zat yang merupakan turunan dari oksigen namun bersifat reaktif sehingga bisa membahayakan bagi tubuh, dan radikal – radikal bebas penyebab penuaan dini dan penyakit berbahaya lainnya.

Loading...

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *